Selasa, 17 Mei 2016

Dapatkan Multi Orgasme dengan Trik Ini

Wanita Orgasme (Ilustrasi Istimewa)

Wanita mana yang tidak ingin atau setidaknya penasaran dengan multi orgasme. Karena jangankan untuk mendapatkan multi orgasme, untuk mendapatkan satu orgasme saja kadang sulit.
Padahal ternyata, Anda kaum wanita bisa mendapatkan jauh lebih banyak dari yang Anda bayangkan. Sebuah studi baru mengemukakan trik untuk mendapatkan multi orgasme.
Triknya sangat mudah, sederhana, dan akan membuat Anda bertanya-tanya kenapa Anda tidak memikirkannya sendiri. 
Ini dia: Cobalah sesuatu yang baru.
Apa maksudnya? Itu artinya, jika orgasme pertama Anda didapatkan dari menstimulasi satu titik, dapatkan orgasme selanjutnya dengan menstimulasi titik yang lain.
Misal: jika orgasme pertama Anda didapatkan dari menstimulasi klitoris, dapatkan orgasme kedua dengan stimulasi vaginal atau g-spot.
Kenapa trik ini berhasil? Karena setelah mencapai orgasme, titik yang distimulasi tadi akan menjadi terlalu sensitif untuk bisa mencapai orgasme kedua. Jadi, alih-alih menekan titik yang itu-itu saja, Anda harus memindahkan tempatnya.
Cobalah pendekatan berbeda dengan cara yang lebih lembut.
Dilansir dari SheKnows, Selasa (1/3/2016), sebuah situs baru yang memang didesain untuk membantu wanita mencapai kenikmatan sebanyak yang mereka inginkan, bernama OMGYes, bekerja sama dengan Debby Herbenick, Ph.D., seorang asisten profesor di Indiana University School of Public Health. Hasil kerjasama mereka menunjukkan, 47 persen wanita mencapai multi orgasme menggunakan trik ini.
Tak hanya itu, Sasha Brown-Worsham, penulis artikel ini di SheKnows mengatakan, trik ini terbukti berhasil. Dia juga mengatakan, memulai seks dengan stimulasi klitoris langsung yang diikuti dengan vaginal adalah jalan menuju orgasme sebanyak empat kali atau lebih dalam satu sesi bercinta.
Salah satu masalah susahnya wanita mencapai orgasme, baik multi atau tidak, adalah keengganan mereka untuk membicarakannya.
Untuk mencapai multi orgasme, wanita harus lebih terbuka, dan tak segan membahasnya, terutama dengan pasangan. Dan yang harus diingat lagi, seks seharusnya menyenangkan.

5 Sebab Kenapa Pelukan Lebih Baik Dibanding Seks

Pelukan

Terkadang pelukan menjadi solusi ampuh untuk menyelesaikan suatu masalah. Lalu kenapa masih banyak pasangan yang masih merasa enggan untuk melakukannya?
Manfaat pelukan lebih besar dari seks, namun banyak pasangan yang menyepelekannya. Selain dapat menciptakan kedekatan fisik, pelukan juga dapat memperkuat koneksi emosional satu sama lain.
Seorang ahli hubungan menuturkan, ketika Anda memeluk seseorang yang istimewa di dalam kehidupan Anda, jantung akan berdetak lebih stabil dan akan ada kehangatan yang terasa di dalam tubuh. 
Berikut ini beberapa kelebihan pelukan dibandingkan seks yang patut Anda ketahui, seperti yang ditulis Boldsky, dilansir Rabu (2/3/2016).
Hubungan semakin romantis
Pelukan yang rutin dilakukan setiap malam oleh pasangan akan membuat hubungan semakin intim dan romantis. Selain itu pelukan juga dapat menjauhkan perasaan gundah gulana.
Memperlancar komunikasi
Merasa gugup untuk berbicara pada pasangan ketika ia sedang tidak mood? Pelukan bisa menjadi solusinya. Pelukan merupakan alat komunikasi non verbal yang dapat membantu setiap pasangan untuk menciptakan komunikasi yang hangat.
Hadirkan kehangatan
Satu pelukan dalam sehari akan memberikan kehangatan pada pasangan sepanjang hari.
Redam stres
Pelukan dapat menjadi alat peredam stres paling ampuh yang dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja. Dengan memeluk hormon stres kortisol yang diproduksi oleh tubuh akan menurun.
Tingkatkan hormon oksitosin
Ketika kita merangkul seseorang, oksitosin yang dikenal dengan hormon cinta akan dilepaskan di dalam tubuh, sehingga membuat anda atau pasangan merasa hangat.
Menurunkan tekanan darah tinggi
Hormon oksitosin bukan cuma membuat Anda merasa baik—tapi juga menyehatkan fisik Anda. Sinyal sentuhan kemudian dikirimnya menuju bagian otak yang bertanggungjawab untuk menurunkan tekanan darah.

Ini Adalah Usia Terbaik dalam Kehidupan Seks

Tak perlu pakai kondom karena sering berhubungan seks dengan orang yang sama | Via: istimewa

Tak bisa disangkal, seks merupakan aktivitas yang memiliki banyak manfaat. Selain kenikmatan saat melakukannya, berhubungan seks memiliki manfaat dalam mengatasi emosi tak terkendali dari stres, perasaan cemas, dan amarah.
Jika Anda berpikir saat usia 21 tahun ke atas merupakan masa yang paling tepat untuk melakukan hubungan seks, ternyata keliru. Sebab penelitian yang dilakukan sebuah platform online bernama Happify mensurvei usia untuk melakukan berhubungan seks paling tepat dan bahagia.
Seperti dilansir dari yourtango.com pada Kamis (3/3/2016), penelitian tersebut melibatkan orang-orang yang berusia 50-60 tahun dengan menanyakan usia terbaik mereka dalam melakukan hubungan seks. Hasilnya yaitu mereka mengatakan umur paling tepat dan membahagiakan untuk melakukan hubungan seks pada usia 46 tahun.
Selain itu, fakta lainnya, yaitu sebagian besar dari mereka hanya melakukan hubungan seks 2-3 kali dalam sebulan. Jadi, tak menjamin Anda akan mendapatkan sensasi seks yang membahagiakan jika dilakukan setiap hari atau minggu.
Bagi Anda yang mulai menginjak usia 46 tahun, mungkin bisa persiapkan diri untuk merasakan sensasi membahagiakan dari hubungan seks tersebut. Untuk diketahui, penelitian tersebut dilakukan kepada para pasangan di Amerika.

Gaya Bercinta Favorit Jadi Membosankan? Lakukan Ini

Walaupun meningkatkan kesehatan dan kebahagiaan, kadang tetap saja kita merasa seks adalah suatu kewajiban.

Terkadang, gaya bercinta favorit Anda tak lagi bisa jadi andalan. Jika pada awalnya gaya bercinta ini selalu berhasil membuat Anda mencapai orgasme dengan gemilang, jangan kaget kalau pada suatu hati Anda merasa gaya ini terasa membosankan.
Jika hal ini terjadi, tenang, ini bukan berarti gairah seks Anda menurun, atau hubungan Anda mendingin. Ada banyak faktor yang membuat gaya bercinta favorit Anda tak lagi bekerja.
"Cobalah ingat-ingat, karena siapa tahu ada perubahan yang telah terjadi," ujar Dr. Jane Greer, terapis seks dan pernikahan di New York, AS dan penulis What About Me: Stop Selfishness From Ruining Your Relationship, seperti dilansir dari Cosmpolitan.com, Minggu (6/3/2016).
Apa saja bisa menjadi penyebabnya, mulai dari stres pekerjaan, kebosanan, kehamilan, pengobatan, atau bahkan operasi.
"Untuk beberapa orang, seiring berubahnya kadar testosteron dan estrogen, perubahan psiologikal ini bisa mempengaruhi respon tubuh. Jadi, apa yang sebelumnya bekerja dengan sangat baik tiba-tiba jadi membosankan," jelas Dr. Greer.
Beberapa perubahan emosional tadi tak bisa dicegah. Seperti yang dijelaskan Elizabeth Kavaler, seorang urolog di New York Urological Associates, kebanyakan orang memiliki gairah seks yang berubah-ubah. Ada banyak hal yang bisa mempengaruhi tubuh Anda seiring waktu. Anda mungkin tak menyadari bahwa wawancara pekerjaan yang akan Anda lakukan bisa membuat suatu posisi bercinta yang Anda gemari jadi lebih tak menarik. Satu atau dua bulan kemudian, semuanya bisa kembali normal lagi tanpa Anda pernah tahu alasannya.
Perubahan ini bisa disebabkan oleh kondisi fisik juga. Setiap pasangan memiliki posisi dan gerakan tersendiri yang pas karena bergantung pada letak penis dan vagina mereka. Terapis seks di New York Dr. Stephen Snyder menyebut hal ini "coital alignment."
Pada pria, sudut penis dan testis berubah secara perlahan seiring bertambahnya usia. Jika sebelumnya Anda suka berada tepat di atas pasangan saat melakukan posisi misionari, Anda bisa merasa bahwa melakukan seks sambil duduk jauh lebih menyenangkan bertahun-tahun kemudian.
Hal yang sama juga terjadi pada posisi kelamin wanita, walau perubahannya lebih sedikit. "Seiring waktu, Anda bisa saja menemukan posisi baru yang memberi Anda coital alignment yang lebih baik," ujar Snyder.
Tapi terkadang, yang paling penting adalah seks secara mendasar. "Seks pada dasarnya haruslah membuat nyaman, dan kebanyakan orang tidak menyadari hal ini," kata Snyder. "Misionari adalah posisi yang baik, tapi posisi ini tidak membuat nyaman karena tubuh Anda tidak tersokong dengan baik."
Jika Anda merasa panik kenapa posisi seks favorit Anda tidak lagi berfungsi dengan baik, itu artinya Anda tak lagi bisa merasa larut dalam suasana. Cobalah kembali pada posisi sederhana yang bisa membuat Anda nyaman, seperti spooning (berbaring dalam posisi menyamping, pria berada di belakang).
Apapun alasannya, Dr. Greene mengatakan Anda haruslah mencoba beberapa posisi baru terlebih dahulu sebelum mencari pengobatan.
Memiliki kemampuan bertahan ketika Anda memiliki masalah di ranjang akan terbukti berguna nantinya saat tubuh Anda berubah, atau Anda mengalami masalah emosi. Jangan berpikir ada yang salah pada diri Anda; hal ini hanyalah alasan untuk mencoba posisi baru dan kembali menikmati seks.

5 Gaya Masturbasi untuk Wanita

Ada banyak fakta menarik dibalik masturbasi wanita, ini 5 diantaranya.

Masturbasi menjadi salah satu cara untuk menyenangkan diri Anda dengan menjelajahi area sekitar organ intim. Ternyata ada berbagai gaya yang bisa dipraktikkan saat masturbasi.
Ada banyak manfaat yang bisa diperoleh dengan masturbasi. Terapis seksual Vanessa Marin mengatakan, masturbasi bisa membuat orang mengenal tubuh, belajar bagaimana orgasme, mengembangkan rasa percaya diri yang lebih baik, mengurangi stres, mendukung sikap masyarakat sehat tentang seksualitas wanita. 
Marin juga berbagi 5 gaya masturbasi yang bisa wanita terapkan. Sebelum melakukannya, ketahuilah anatomi organ intim Anda dengan berkaca di depan cermin. Berikut 5 gaya masturbasi seperti dilansir Refinery29, Minggu (6/3/2016):
1. Diagonal
"Bayangkan klitoris Anda adalah sebuah jam, dengan angka 12 menunjuk ke arah kepala dan enam menuju kaki Anda. Gunakan satu jari dan tekan arah diagonal di klitoris," kata Marin. "Jika Anda seorang dengan tangan kanan, tekan 7-1. Jika Anda kidal, Anda melakukannya dari lima hingga 11."
2. Up-and-Down (Atas bawah)
"Gunakan dua jari untuk mengelus atas dan ke bawah di seluruh klitoris Anda," kata Marin.
"Anda bisa menggunakan jari Anda bersama-sama, atau menjaga mereka terpisah sehingga salah satu jari berjalan di kedua sisi klitoris Anda (yang terakhir adalah pilihan baik jika klitoris Anda terlalu sensitif dengan sentuhan langsung)."
3. Back-and-Forth (Depan belakang)
"Gunakan dua jari untuk meluncur bolak balik di clit Anda dari kiri ke kanan," kata Marin. "Jika kontak langsung dengan klitoris Anda terasa terlalu intens, mencoba menarik labia di klitoris Anda dan menggosok klitoris Anda melalui labia Anda."
4. Circular (Memutar)
"Gunakan satu jari untuk membuat gerakan melingkar di sekitar klitors, tanpa langsung menyentuh permukaannya," kata Marin - sederhana dan efektif.
5. G-Spot
"Gunakan tekanan favorit pada klitoris. Gunakan telunjuk dan jari tengah tangan Anda yang lain, dan memasukkan mereka ke dalam saluran vagina Anda untuk bergerak setengah masuk, setengah keluar," kata Marin.
"Putar lengan Anda sehingga telapak tangan menghadap ke atas... Sentuh dinding atas saluran vagina Anda dengan ujung jari Anda."

Ini yang Bikin Wanita Alami Orgasme Mendadak

Megan Ward, selama tiga tahun lebih berusaha merasakan orgasme, namun selalu gagal.

Orgasme mendadak merupakan orgasme yang terjadi tiba-tiba tanpa stimulasi atau kegiatan bercinta. Ada beberapa faktor yang membuat wanita dapat mengalami orgasme secara tiba-tiba. 
Beberapa benda tertentu yang bergesekan dengan area intim atau rangsangan emosional dapat menjadi pemicu orgasme secara tiba-tiba. Berikut ini adalah fakta tentang orgasme mendadak yang patut diketahui seperti yang ditulis Boldsky, Rabu (16/3/2016):
Fakta 1
Sebuah penelitian mengatakan mengendarai sepeda motor dapat menyebabkan wanita merasakan orgasme secara tiba-tiba. Hal ini dikarenakan oleh getaran pada mesin yang menstimulasi wanita.
Fakta 2
Berlari dan berjalan dan menyebabkan sebagian wanita mengalami orgasme. Hal ini dikarenakan pakaian yang ketat sehingga menimbulkan gesekan pada tubuh.
Fakta 3
Sama halnya dengan pria, wanita juga mengalami mimpi basah yang dapat membuat mereka orgasme seketika.
Fakta 4
Beberapa wanita mengatakan meditasi secara intens terkadang membangkitkan gairah seks secara spontan. Bisa jadi hal ini dipicu karena aliran energi yang terjadi di dalam tubuh saat meditasi.
Fakta 5
Pada beberapa wanita gambar-gambar tertentu atau kata-kata dapat memicu orgasme secara langsung. Gambar atau kata-kata bisa menjadi sesuatu yang romantis, sehingga melecut gairah hingga orgasme.

Ini yang Terjadi pada Mata, Hidung, dan Mulut Selama Orgasme

Sebuah penelitian menunjukkan sensasi belanja produk diskon dan orgasme seksual memiliki kesamaan.

Pasangan yang melakukan hubungan seksual tentu tahu betul seperti apa itu orgasme. Perasaan fantastis di puncak kenikmatan seksual itu ternyata mempengaruhi setiap bagian dari tubuh.
Memang sudah banyak penelitian yang menunjukkan manfaat kesehatan dari orgasme, salah satunya mengurangi stres. Tapi, apakah Anda memperhatikan apa yang terjadi pada mata, mulut, atau hidung seseorang saat orgasme? Berikut beberapa reaksi tubuh saat mencapai orgasme seperti dilansir Daily Star, Rabu (16/3/2016):
1. Mata
Ketika Anda mencapai klimaks bercinta, pupil di mata Anda membesar, diameternya bertambah hampir 50 persen. Apabila Anda orang yang bergairah dengan hal visual, mungkin penglihatan Anda akan meningkatkan gejolak gairah.
2. Hidung
Orgasme membuat pernapasan Anda menjadi lebih berat, rasa penciuman membaik. Penelitian yang didasarkan pada hewan mengungkapkannya kondisi ini membuat Anda dapat menjadi lebih baik dalam mengendus feromon pasangan Anda. Feromon adalah zat kimia tubuh yang terkait dengan daya tarik seksual dan gairah.
3. Mulut
Kebanyakan orang akan menghasilkan lebih banyak air liur selama masa orgasme karena sistem saraf parasimpatis. Namun beberapa, terutama laki-laki, mengalami mulut kering jika mereka merasa cemas dengan tindakan seksual.
4. Kulit
Mengalami orgasme membuat Anda merasa panas, baik pada kenaikan suhu tubuh dan metabolisme.
Selain itu, bagian dari otak yang mengontrol rasa sakit dan orgasme menjadi tumpang tindih. Hal ini membuat Anda merasa sensitif terhadap rasa sakit ketika klimaks.
5. Dada
Baik pria maupun wanita mengalami puting sensitif akibat ujung saraf terbuka dan tubuh bagian atas menjadi memerah. Pada wanita, payudara menjadi membesar dan melepaskan lebih banyak hormon prolaktin.
6. Jantung
Tekanan darah naik dan detak jantung Anda melonjak lebih dari 100 denyut per menit.
7. Panggul
Pada pria, otot-otot di bagian tubuh yang lebih rendah akan tegang karena mengalami ejakulasi. Otot di dasar penis akan kontraksi antara 10 dan 14 kali dan kaki pria akan sering goyang.
Alat kelamin pria mengalami pengetatan, panggul wanita rileks dan vagina memanjang dan memungkinkan penis masuk lebih dalam.
Selama orgasme, otot dalam vaginanya mengalami kontraksi tujuh hingga delapan kali. Selain itu, alat kelamin laki-laki dan perempuan membengkak karena aliran darah meningkat ke daerah panggul dan kulit menjadi lebih sensitif akibat ujung saraf naik ke permukaan kulit.